Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

DR. I WAYAN EKADINA,SE,M.Si

Gambar
Sejahterakan Anggota Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali DR. I Wayan Ekadina,SE,M.Si dalam kesempatan menghadiri Rapat Anggota Tahunan   KSP Duta Sejahtera, Sabtu 15 Pebruari 2025 menegaskan   koperasi bertujuan mensejahterakan anggota. Karena itu para pengelola harus bekerja jujur untuk melayani anggota dan membawa mereka kepada kesejahteraan social ekonominya. Sosok DR. I Wayan Ekadina,SE,M.Si adalah Kadiskop UKM Provinsi Bali yang mengemban tugas sejak 1 April 2022 menggantikan Kadiskop UKM Bali periode 2019-2022 Drh. I Wayan Mardiana. Pria kelahiran Padangsambian Denpasar Barat   11 Desember 1970 ini adalah birokrat   asal desa Padangsambian Kelod Kecamatan   Denpasar Barat. Sebelum mengemban tugas di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, beliau menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Provinsi Bali. Kadiskop UKM Provinsi Bali I Wayan Ekadina dilantik oleh Gubernur Bali Dr. I Wayan Kost...

Pengawasan Koperasi

Menurut data dari Kementerian Koperasi, jumlah koperasi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Koperasi yang terdaftar sampai Juli 2024 bertambah   1.500 unit sehingga totalnya menjadi 130.354 unit. Jumlah ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang percaya pada model ekonomi koperasi sebagai solusi untuk kesejahteraan bersama.         Namun ada kenyataan memerihkan. Selama periode 2019-2024 pemerintah telah membubarkan sedikitnya 82.000 unit koperasi karena sudah tidak aktif lagi. P embubaran tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan reformasi dan pembenahan kualitas koperasi. Data menunjukkan p ada tahun 2014 tercatat ada sekitar 209.488 unit koperasi.Namun jumlah ini berkurang menjadi 130.119 unit pada 2023. Angka 82.000 unit yang dibubarkan itu tentu tidak termasuk yang tidak aktif namun belum dibubarkan. Koperasi-koperasi baik yang dibubarkan maupun yang belum dibubarkan tetapi tidak aktif lagi tentu meny...